DEPOSITO :
TUMBUH DENGAN TERENCANA



Deposito

1.Deposito adalah simpanan yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada    jangka waktu tertentu dan syarat-syarat tertentu.
2.Deposito dapat dicairkan setelah jangka waktu berakhir.
3.Deposito yang akan jatuh tempo dapat diperpanjang secara otomatis    (Automatic Roll Over).
4.Deposito dapat dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing.

Deposito Berjangka

1.Merupakan simpanan yang pencairannya dilakukan berdasarkan jangka    waktu tertentu.
2.Umumnya mempunyai jangka waktu mulai dari 1, 3, 6, dan 12 sampai    dengan 24 bulan.
3.Diterbitkan dengan mencantumkan nama pemilik deposito baik    perorangan maupun lembaga.
4.Kepada setiap deposan diberikan bunga yang besarnya dan waktu    pembayarannya sesuai dengan yang berlaku di masing-masing bank.
5.Pembayaran bunga deposito dapat dilakukan setiap bulan atau setelah    jatuh tempo sesuai jangka waktunya.
6.Pembayaran dapat dilakukan secara tunai maupun non tunai    (pemindahbukuan).
7.Kepada setiap deposan dengan nominal deposito tertentu dikenakan    pajak penghasilan dari bunga yang diterimanya.
8.Pencairan deposito sebelum jatuh tempo umumnya dikenakan denda.

Sertifikat Deposito

1.Merupakan simpanan yang diterbitkan dengan janka waktu 1, 3, 6 dan 12    bulan.

2.Sertifikat Deposito diterbitkan atas unjuk dalam bentuk Sertifikat, tanpa    mencantumkan nama pemilik deposito.
3.Sertifikat Deposito dapat diperjualbelikan kepada pihak lain.
4.Pembayaran bunga Sertifikat Deposito dapat dilakukan di muka, tiap bulan    atau pada saat jatuh tempo, baik tunai maupun non tunai.

Keuntungan

1.Dapat dijadikan jaminan kredit.
2.Memperoleh hasil bunga yang umumnya lebih tinggi dari bentuk    simpanan lainnya.
3.Dapat mengelola keuangan secara lebih terencana sesuai dengan    kebutuhan dan jangka waktu deposito.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

1.Pastikan Anda menerima bilyet/surat berharga (Deposito Berjangka atau    Sertifikat Deposito).
2.Pada saat jatuh tempo, Anda berhak menerima pokok dan bunga    deposito sesuai bunga yang berlaku setelah dipotong pajak.
3.Pada saat pencairan deposito, Anda berkewajiban untuk menandatangani    formulir pencairan.
4.Perhatikan tingkat suku bunga deposito yang berlaku dan pastikan telah    sesuai dengan ketentuan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).



Disebarkan sebagai bagian dari Program Edukasi
Masyarakat dalam rangka Implementasi Arsitektur
Perbankan Indonesia”